sistem operasi

sistem operasi

TUGAS APLIKASI KOMPUTER

SISTEM OPERASI

Wahyu Sri Mulyani

( 3115111328 )

TI E

Fakultas Sains dan Tekhnologi

Universitas Tekhnologi Yogyakarta

YOGYAKARTA 2011

 

 

WINDOWS

 

  1. Sejarah Windows

Sistem Operasi Windows dibuat oleh perusahaan Microsoft yang terletak di Amerika dan dipimpin oleh Bill Gates. Nama windows diambil karena tampilan yang pertama muncul di layar monitor ketika komputer dihidupkan  adalah gambar seperti jendela-jendela kecil. Sistem operasi windows ini mengalami beberapa perubahan-perubahan dan perbaikan (Anonim1,2007).

Pada tahun 1983 Microsoft mengumumkan pembangunan  Windows, sebuah  sistem operasi Graphical Unser Interface (GUI) untuk menggantikan operating system (MS-DOS) yang digunakan pada IBM PC sejak tahun 1981.

Versi pertama dari Microsoft Windows adalah versi 1.0 yang dikeluarkan tahun 1985, tetapi kurang populer. Windows 1.0 tidak menyediakan sistem operasi yang lengkap tetapi lebih mirip dengan versi MS- DOS yang diperluas dan masih mempunyai banyak kekurangan.

Microsoft Windows versi 2 diciptakan tahun 1987, dan lebih populer dibanding versi sebelumnya, tetapi terus mendapat saingan dari Apple. Sistem operasi ini mendukung aplikasi grafis buatan Microsoft, misalnya Exel dan Word for Windows karena aplikasi tersebut tidak dapat dijalankan dari MS-DOS. Selain itu sistem operasi windows menjadi sebuah platform untuk menjalankan aplikasi  Microsoft Office dan menjadi sebuah sistem operasi  GUI yang bersifat umum.

Microsoft Windows menunjukkan kesuksesannya sejak dibuat  Windows 3.0 sekitar tahun 1990. Penambahan kemampuan menjalankan aplikasi menjadikan sistem tersebut mendukung sistem  multitask  dan virtual memory. Windows 3.0 dapat dijalankan pada mesin bertipe  386 dan kompatibel dengan prosesor buatan INTEL  dari tipe8086 / 8088 sampai ke  80286 & 80386.

Microsoft membuat versi Windows 3.1 sebagai revisi dari versi 3.0 dengan berbagai penambahan  dan mendukung multimedia. Microsoft melanjutkan pembuatan Windows NT oleh Dave Cutler, dan menjadi sebuah sistem operasi yang dapat dihandalkan. Sistem operasi ini diperkenalkan pertama kali bulan Juli 1992. Beberapa fitur dari  Windows NT juga dapat digunakan pada jaringan LAN sehingga menjadi populer.

Microsoft mengeluarkan  Windows NT 4.0, sebagai kelanjutan dari Windows 95 yang terlebih dahulu dirilis. Windows NT 4.0 mempunyai 4 varian yaitu Windows NT 4.0 Workstation, Windows NT 4.0 Server, Windows NT 4.0 Enterprise Server, dan Windows NT 4.0 Terminal Server.

Windows 2000 dikeluarkan pada tanggal  25 Juni 1998, sebagai perbaikan dari Windows 95. Sistem operasi ini juga terintegrasi dengan Internet Explorer  browser yang lebih baik. Tahun 1999, Microsoft mengeluarkan  Windows 98 Second Edition, dengan menambahkan fitur Internet Connection Sharing.

Tahun 2000, Microsoft mengenalkan Windows Me (Millennium Edition), yang merupakan perbaikan dari  Windows 98. Windows Me memiliki tambahan  berbagai fitur multimedia, Internet dan utility System Restor. Tahun 2001, Microsoft mengeluarkan Windows XP. Perpaduan dari Windows NT/2000 dan Windows 3.1/95/98/ME . Windows XP memiliki berbagai varian.

Tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows 2003 Server. Windows 2003 mempunyai enam bentuk sistem operasi yaitu Small Business Server, Web Edition, Standard Edition, Enterprise Edition (32 and 64-bit), Datacenter Edition, dan Storage Server.

 

  1. Seri Windows
    1. Windows 1.0

Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Berikut adalah fitur yang utama dari Windows 1.0 :

  • Graphical user interface (GUI) dengan menu drop-down, tiled windows dan mouse support
  • Device-independent screen dan printer graphics
  • Cooperative multitasking of Windows applications
  1. Windows 2.0

Windows 2.0, diperkenalkan pada musim gugur tahun 1987 tepatnya pada tanggal 9 Desember, dengan peningkatan usabilitas  yang penting terhadap Windows. Penambahan icon dan overlap jendela membuat Windows menjadi suatu lingkungan yang baik untuk pengembangan dari aplikasi utama ( seperti Excel, Word fork Windows, Ami, Pagemaker, dan Micrografx Designer).  Berikut ini adalah  perubahan yang utama dari versi yang lebih awal dari Windows:

  • Overlapping windows
  • PIF files for DOS applications
  1. Windows 2.1x

Versi yang selanjutnya yaitu Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Windows/286 menggunakan model memori modus real, dan merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC (Sitiojimbo,2010).

  1. Windows 3.0

Microsoft Windows 3.0, yang muncul pada bulan Mei 1990, melengkapi secara seksama dari lingkungan Windows. Windows 3.0 dapat menampung memori di atas 640KB, dan mempunyai antar muka yang jauh lebih powerful, vendor perangkat lunak yang mandiri mulai mengembangkan aplikasi Windows dengan tenaga (vigor). Berikut adalah perubahan yang utama dari versi Windows sebelumnya :

  • Mode Standard ( 286), dengan dukungan memori besar
  • Mode 386 Enhanced, dengan memori besar dan berbagai dukungan sesi DOS preempitve
  • Tidak tersedia versi runtime
  • Program Manajer dan File Manajer ditambahkan
  • Dukungan jaringan
  • Mendukung untuk lebih dari 16 warna
  • Aplikasi Programming Interface (API) mendukung untuk combo boxes, menu hirarkis, dan private .ini file
  1. Windows 3.1

Microsoft Windows 3.1, yang direlease pada  April 1992, menyajikan peningkatan penting terhadap Windows 3.0. Penjualan di atas tiga juta salinan termasuk upgrade dari Windows 3.0 terjadi dalam dua bulan pertama. Berikut adalah perubahan yang utama dari Windows 3.0 :

- No Real (8086) mode support

- Mendukung jenis tulisan (font) yang skalabel Trustype

- Kemampuan Multimedia

- Obyek Linking and Embedding ( OLE)

- Kemampuan mem-boot kembali aplikasi

- Mouse Trails untuk mempermudah mouse menggunakan  peralatan

display LCD

- Perlindungan Interapplication  lebih baik dan diagnostik kesalahan yang lebih baik

- Mendukung  API multimedia dan networking

- Kompabilitas API level source dengan Windows NT

  1. Windows 3.1

Sebagai respons dari dirilisnya IBM OS/2 versi 2.0 ke pasaran, Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadap multimedia. Windows for Workgroups (Sitiojimbo,2010).

  1. Windows NT

Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja (Sitiojimbo,2010).

  1. Kelebihan dan Kekurangan Windows

Kelebihan Windows XP adalah sebagai berikut:

  • Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.
  • Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
  • Windows XP dapat digunakan untuk berbagai aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
  • Banyak software yang kompatibel.
  • Banyak sotware yang stabil berjalan di operating sistem ini.
  • Tidak akan ada masalah antara software dan hardware.

Kekurangan Windows XP adalah sebagai berikut:

  • Harga lisensinya cukup mahal.
  • Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-geerasi windows sebelumnnya.
  • Komunitasnya terlalu sedikit, karena bersifat closed-source.
  • Gampang terkena virus.
  • Sistem yang kurang stabil.
  1. Perintah Dasar Windows

Perintah DIR

DIR#[drive:][path][file name][/p][/w][/a][(:atribs)][/o][(:)(/s)(/b)(/I)(/c(h)] [enter]

Bentuk umumnya:

 

 

Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory. [/p] digunakan untuk menampilkan nama file per halaman (page). [/w] untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide). [/a] untuk menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h (Hidden). [/o] untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
o n berdasarkan nama file (alphabet).
o e berdasarkan tipe file (extension).
o S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
o D berdasarkan tanggal dan waktu
o – untuk mengembalikan instruksi.
[/s] untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
[/b] untuk menampilkan file dan directory perbaris.
[/l] untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
[/c] untuk menampilkan rasio pengkompresan.

Perintah MD|MKDIR
Perintah ini digunakan untuk membuat direktori atau sub direktori.
Bentuk umum:

MD [Nama_direktory]

Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir

Perintah CD/CHDIR
Change directory atau pindah directory. Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd dos622
Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622

RD [nama_sub_directory]

Perintah RD
RD (Remove Directory), perintah untuk menghapus direktori, maupun sub direktori, namun harus dilakukan pada posisi yang tepat.
Bentuk Umum:
Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory.

Perintah COPY
Perintah COPY adalah perintah internal yang tidak memerlukan file khusus pada MS-DOS.

Contoh:
C:\>COPY#DATA.BAT#A: [enter]
Maksudnya: perintah untuk menyalin file yang bernama DATA yang berektensi (ber-extentantion) BAT dan berada pada drive C ke disket yang berada pada drive A. Ingat antata nama file dan ekstensinya ada tanta titik (.).

A:\>COPY#COMMAND.COM#C: [enter]
Maksudnya: perintah untuk menyalin (copy) file COMMAND.COM dari A ke C.

A:\>COPY#*.*#C: [enter]
Maksudnya: perintah untuk menyalin semua file drive A ke drive C. Hasilnya, pada drive C akan terdapat semua file yang sama persis dengan file yang ada di drive A.

COPY#[file_Sumber]#[file_Target][enter]

Masih banyak variasi perintah yang dapat dilakukan, baik mengcopy file dari drive A ke drive C, atau sebaliknya, dan dari atau ke drive-drive yang lainnya. Jadi perintah umumnya:

 

Perintah CLS
CLS, singkatan dari Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layar computer.

Perintah TYPE
Digunakan untuk menampilkan file text. Perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type#surat.txt [enter] dengan asumsi file surat.txt ada di disket (drive A).

Perintah VER
VER, digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan. Contoh:
C:\>ver

Perintah DATE
DATE, berfungsi untuk mengubah tanggal dari DOS. Bentuk/format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.

REN [nama_file_lama]#[nama_file_baru] [enter]

Perintah REN
Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc#tugasku.doc [enter]
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc

MOVE#[drive:]#[path]#[filename]#[drive]#[filename[…]#[target][enter]

Perintah MOVE
Perintah ini digunakan untuk memindahkan satu atau beberapa file pada tempat yang kita inginkan.Instruksi Move selain untuk memindahkan file,juga bisa mengganti nama direktori dan nama file yang dipindahkan.
Bentuk Umum:
Parameter:
[drive:]#[path]#[filename] : menspesifikasikan lokasi dan nama dari file-file yang kita pindahkan.
Contoh:
A:\>MOVE#A:\tugas#tugasm~1.doc#C:\latdos[enter]
Artinya memindahkan file command.com ke dalam sub direktori latdos di drive C: (Anonim2, 2003).

 

LINUX

  1. Sejarah Linux

Kernel Linux pada mulanya ditulis sebagai hobi oleh pelajar universitas Finland Linus Torvalds yang belajar di Universitas Helsinki, untuk membuat kernel Minix yang bebas dan dapat sunting. (Minix adalah projek pelajaran menyerupai UNIX direka untuk mudah dan bukannya untuk kegunaan perniagaan.) Versi 0.01 dikeluarkan ke Internet pada September 1991, Versi 0.02 pada 5 Oktober 1991 (Andi, 2001).

Sejarah sistem pengoperasian berdasarkan Linux berkaitan erat dengan projek GNU, projek program bebas terkenal diketuai oleh Richard Stallman. Projek GNU bermula pada 1983 untuk membuat sistem pengoperasian seperti Unix lengkap kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembangunan dan seterusnya, dikarang sepenuhnya dengan Program Bebas. Pada 1991, apabila versi pertama kerangka Linux ditulis, projek GNU project telah menghasilkan hampir kesemua komponen sistem ini kecuali kernel. Torvalds dan pembangun kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem Pengoperasian yang cukup berfungsi. Oleh itu, Linux melengkapkan ruang terakhir dalam rancangan GNU (Nifeto, 2007).

  1. Seri Linux

Beberapa macam linux antara lain:

  1. Fedora Core 4

Fedora Core adalah distro besutan Red Hat Project setelah bergabung dengan Fedora Project, sebuah proyek komunitas yang mengkhususkan diri membuat berbagai paket aplikasi untuk dijalankan di Red Hat Linux.

Fedora Core 4, dirilis tanggal 13 Juni 2005, adalah rilis terbaru dari Fedora Project yang menawarkan banyak perbaikan dan feature baru dibanding versi pendahulunya. Fedora Core 4 memuat semua update software terbaru, termasuk GNOME 2.10 dan KDE 3.4 yang semakin cantik dan menunjang kinerja.

  1. Suse

Suse Linux adalah salah satu distro Linux utama yg dibuat di Jerman. Suse Linux berasal dari terjemahan dalam bahasa Jerman dr Slackware. Perusahaannya sekarang dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und System-Entwicklung” (“Perangkat lunak & pengembangan sistem”), tetapi ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse.

Suse Linux Professional (SLP) 9.3 adalah sebuah distro sistem operasi desktop yang mengundang decak kagum saat dicoba. Distro ini memiliki semua aplikasi Linux yang kemungkinan besar dibutuhkan oleh semua orang. Berbagai aplikasi itu kemudian disajikan dengan pilihan antarmuka KDE Atau GNOME yang terbaru.

  1. Ubuntu 5.04

Ubuntu mengambil namanya dari bahasa Afrika Kuno. Menurut situs Ubuntu (www.ubuntulinux.org), nama Ubuntu bermakna “kemanusiaan bagi sesama”. Distro ini lahir dari keinginan para pengembang Linux untuk menyajikan sebuah distro Linux yang mudah dipakai, handal, berkualitas, dan gratis. Ubuntu dapat dipakai baik untuk mesin yang berfungsi sebagai server maupun sebagai komputer desktop. Distro ini juga mendukung aneka prosesor yang ada di pasaran seperti Intel x86, AMD64, dan PowerPC.

Ubuntu 5.04 Hoary Hedgehog merupakan versi terbaru sistem operasi ini. Sistem operasi ini membutuhkan komputer dengan spesifikasi prosesor dari keluarga x86 (Intel 486, Pentium, Pentium II, III, dan 4), AMD, atau VIA (dahulu Cyrix), kartu grafis VGA dengan kedalaman 256 warna atau lebih tinggi, RAM 128MB atau lebih tinggi, sebuah CD-ROM drive, dan ruang harddisk sekitar 1 gigabyte atau lebih tinggi (jika akan dipasang dalam harddisk). Tujuan dr distribusi Linux Ubuntu adl membawa semangat yg terkandung di dlm Ubuntu ke dlm dunia perangkat lunak.

  1. Knoppix 3.8

Sistem operasi Knoppix 3.8 dirintis oleh sekumpulan programer dan pengguna Linux dari Jerman. Menurut situs resminya di http://knoppix.com/, Knoppix bisa dipakai sebagai sistem siap pakai untuk keperluan sehari-hari, untuk kepentingan edukasi dan demo produk di sekolah atau perguruan tinggi, atau sebagai perkakas untuk perbaikan (recovery). Knoppix dapat dipasang dalam komputer dengan spesifikasi prosesor berbasis Intel atau kompatibelnya (486 atau lebih tinggi), RAM berkapasitas sekitar 128MB untuk menjalankan modus grafis dengan KDE dan aneka aplikasi perkantoran, sebuah CD-ROM drive tipe IDE/ATAPI/USB/SCSI/Firewire), sebuah kartu grafis standar VGA, mouse dengan konektor PS/2, serial, atau USB, dan harddisk berkapasitas 1GB atau lebih tinggi (jika akan dipasang dalam harddisk).

  1. PC Linux OS

PCLinuxOS adalah distro Linux yang lahir pada musim panas 2003 dan awalnya dikembangkan dari Mandrake (sekarang Mandriva) 9.2. PCLinuxOS Preview 9 yang terbaru telah menggunakan Kernel 2.6.11-oci11 yang bekerja sempurna dengan desktop KDE 3.4.1. KDE 3.4.1 sendiri memanfaatkan backend hal/dbus untuk memudahkan automounting perangkat seperti usb key, cdrom, kamera, dan scanner.

  1. Linux Xnuxer

Xnuxer Linux dibangun di atas fondasi distro Debian Sarge 3.1 dan Knoppix 3.9. Konsep yang diaplikasikan di Xnuxer Linux adalah membuat Linux bisa digunakan dengan mudah oleh end-user dengan mempercantik tampilan KDE tanpa mengurangi kinerja.

  1. Mandrake 10.0

Mandrake merupakan salah satu ditribusi Linux bahkan yang pertama menerapkan konsep sistem operasi dengan antarmuka grafis yang sangat “bersahabat” dengan penggunanya.

  1. Kelebihan dan Kekurangan Linux

Kelebihan Linux diantaranya adalah:

  • Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
  • Linux mudah digunakan.
  • Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya.
  • Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain.
  • Linux relatif stabil. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
  • Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty).
  • Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
  • Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
  • Beragam pilihan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb.
  • Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.

Kekurangan Linux diantaranya adalah:

  • Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih Windows minded, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum semaksimal aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal Linux sama sekali.
  1. Perintah Dasar Linux

1)      Perintah Man

Perintah man adalah perintah untuk memunculkan online help. Seperti untuk menampilkan online help dari perintah ls menggunakan Ex. $ man ls.

2)      Perintah pwd
Perintah pwd digunakan untuk mengetahui di direktori mana sekarang berada, misalnya :
[user@localhost data]$ pwd
[user@localhost data]$ /home/user/data

3)      Perintah cd
Perintah cd digunakan untuk pindah ke suatu di rektori tertentu. Jika ‘cd’ digunakan tanpa parameter, hasilnya akan menunjuk ke home directory, misalnya :
[user@localhost data]$ cd /usr/local/bin  <enter>
[user@localhost bin]$ pwd                       <enter>
[user@localhost bin]$ /usr/local/bin

4)      Perintah ls

Perintah ls adalah kependekan dari list digunakan untuk menampilkan isi suatu direktori. Perintah ini identik dengan perintah ‘dir’ pada MS-DOS. Jika ls digunakan tanpa parameter, ls akan menampilkan semua file dan direktori didalam current direktory. Perintah ls jg bisa untuk menampilkan daftar file dan direktori dibawah direktory yang kita tentukan.  Berikut option-option yang bisa menyertai perintah ls :

ü  a menampilkan semua file atau direktori, termasuk yang berawalan dengan titik (.)

ü  F menampilkan tanda slash (/) untuk direktory, tanda asterix (`) untuk file yang executable, tanda (@) untuk symbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout, dan vertical bar (|) untuk FIFO

ü  l menampilkan file dan direktori dalam tampilan lengkap yaitu terdiri dari nama file ukuran, tanggal di modifikasi, pemiliki, group, dan mode atributnya

ü  R jika terdapat direktori, isi direktori itu akan ditampilkan juga

5)      Perintah rm

Perintah rm digunakan untuk menghapus file atau direktori, mirip perintah ‘del’ pada sistem operasi MS-DOS. Untuk menghapus sebuah file digunakan perintah sebagai berikut :
rm <nama_file>.

Sedangkan untuk menghapus sebuah direktori beserta seluruh isinya, gunakan  perintah sebagai berikut : rm –r <nama_ direktori>.

6)      Perintah rmdir

Identik dengan perintah “rd” pada sistem operasi MS-DOS pada dasarnya sama dengan perintah rm –r, akan tetapi perintah rmdir mensyaratkan direktori tersebut telah kosong terlebih dahulu (tidak berisi file atau direktori). Direktori  yang tidak kosong tidak bisa di hapus dengan perintah rmdir, tetapi harus menggunakan rm –r. Contohnya $ rmdir /home/studendt/data/public

7)      Perintah mkdir

Perintah mkdir digunakan untuk membuat direktori baru, identik dengan perintah ‘md’ pada sistem operasi MS-DOS sintaknya:$ mkdir <new_direktory>

Ex. $ mkdir data

8)      Perintah cp
Perintah cp identik dengan perintah ‘copy’ pada MS-DOS. Perintah cp digunakan untuk mengcopy suatu file atau direktori.

9)      Perintah cp-R
Perintah cp-R digunakan untuk mengcopy suatu direktori beserta seluruh isinya.

10)  Perintah w
Perintah w digunakan untuk mengetahui siapa saja yang sedang bekerja (login) di komputer tersebut.

11)  Perintah touch
Perintah touch digunakan untuk menciptakan sebuah file baru yang belum pernah di buat atau belum ada.
$ touch
$ touch belajar.txt

12)  Perintah reboot
Perintah reboot digunakan untuk me-restart komputer
# reboot

13)  Perintah halt
Perintah halt digunakan untuk mematikan sistem operasi
# halt

 

 

DOS (DISK OPERATING SYSTEM)

  1. Sejarah DOS

Disk Operating System (disingkat DOS) adalah keluarga sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi. Pada saat ini, istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan (Priyah, 2008).

MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM (Priyah, 2008).

 

  1. Seri DOS

1)      MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa Klon dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.

2)       IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating , yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.

3)      DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary Kildall.

4)      Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena Perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).

5)      Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.

6)      FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source. Sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang menggunakan antarmuka dengan penggunaberbasis teks (text-mode user interface), dengan tanda kesiapan menerima perintah dari pengguna yang disebut dengan prompt. Prompt default yang digunakan dalam DOS adalah nama path ditambah dengan tanda lebih besar (>), seperti C:\>, C:\DOS\ dan lain-lain. Pengguna juga dapat menggunakan symbol prompt lainnya dengan menggunakan perintah PROMPT. Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user).

 

  1. Kelebihan dan Kelemahan DOS

Kelebihan program DOS :

  1. DOS menampilkan program yang lebih “realistis” dibandingkan windows karena beberapa command dari windows itu sendiri mengadaptasi dari DOS (misalkan command virus untuk menyembunyikan attribut) (Pavel Aspire, 2011).

 

Kelemahan Ms DOS :

  1. DOS bukan GUI jadi otomatis lebih ribet, karena pakai Command Line Interface.
  2. Windows yang sekarang (NT Tech) tidak begitu kompatibel dengan program DOS, sebagai buktinya, kalo agan jalanin program DOS tanpa lewat CMD, langsung ditutup sama Windowsnya (Pavel Aspire, 2011).
  3. Perintah Dasar DOS
    1. Komunikasi dengan Sistem
      COMMAND : memuatkan kopian baru command interpreter.
      DATE : mengeset atau menampilkan tanggal system.
      PROMPT : mendefinisikan prompt system.
      SET : mendefinisikan variable lingkungan.
      SHARE : memuatkan dukungan file sharing (untuk Microsoft Network).
      TIME : mengeset atau menampilkan waktu system saat itu.
      VER : menampilkan nomor versi dari command interpreter MS- DOS.
    2. Bekerja dengan Disk
      ASSIGN : merute permintaan operasi disk dari satu drive ke drive lain.
      FDISK : mengonfigurasi fixed disk (harddisk) untuk digunakan MS- DOS.
      JOIN : membuat disk sebagai subdirektori dari disk lain.
      LABEL : memodifikasi, menciptakan dan menghapus label volume.
      VERIFY : memverifikasi data begitu dituliskan ke disk.
      VOL : menampilkan label volume dari disk.
    3. 3.      Bekerja dengan Direktori

      Direktori puncak disebut root directory. Root directory menyimpan isian-isian(entry) yang menunjukkan file dan subdirectori, menyimpan nomor isian FAT yang menyimpan awal cluster dari file. Subdirektori adalah file yang menyimpan isian-isian direktori.

Perintah-perintah yang berhubungan dengan direktori,antara lain:

CHDIR atau CD : mengubah direktori kerja.
MKDIR atau MD : menciptakan subdirektori baru.
PATH : mendefinisikan nama jalur yang digunakan MS-DOS dalam mencari file yang dieksekusi (untuk ekstensi COM, EXE, dan BAT).
RMDIR atau RD : menghapus direktori kosong.
TREE : menampilkan struktur direktori secara hirarki.

  1. Pengelolaan file
    ATRIB : menampilkan dan mendefinisikan atribut file.
    BACKUP : membuat kopian backup dari file atau struktur direktori.
    COPY : mengkopi file.
    EDLIN : menciptakan atau memidifikasi file teks ASCII.
    ERASE : menghapus file.
    FC : membandingkan dua file dan menampilkan perbedaannya.
    RENAME atau REN : mengubah nama satu file atau lebih.
    RESTORE : mengembalikan file-file yang diciptakan dengan perintah BACKUP ke disk dengan struktur direktori yang sama seperti aslinya.
  2. 5.      Pengelolaan Masukan dan Keluaran
    CLS : membersihkan layar tampilan.
    CTTY : mengubah prangkat untuk masukan dan keluaran standar.
    FIND : mencari suatu sring.
    GRAFTABL : mendefinisikan IBM extended character set.
    MORE : perintah untuk filter yang menampilkan isian file per layar.
    SORT : filter yang menampilkan secara terurut.
    TYPE : mengirim file ke keluaran standar.
  3. 6.      Setting (penyesuaian) lingkungan kerja

      Pemakai dapat menyesuaikan lingkungan keranya lewat file CONFIG.SYS yang mendefinisikan karakteristik operasi system MS-DOS. Ketika MS-DOS dimulai, MS-DOS mengeksekusi perintah di CONFIG.SYS secara otomatis jika tersedia.

  1. 7.      Penggunaan Batch

                  Batch adalah file yang dapat dieksekusi. File berisi kumpulan /sekuen perintah yang dieksekusi secara berurutan. Pemakaian mengetikkan nama file dan MC-DOS mengeksekusi perintah-perintah di file itu. Batch berekstensi .BAT. Pembuatan batch sebagaimana program karena disediakan beragam bentukan kendali dalam hal ini pemakaian dapat memberikan beragam alternayif eksekusi perintah-perintah. File AUTOEXEC.BAT pada root directori akan dieksekusi saat MC-DOS boot. Perintah yang berhubungan dengan pengendalian jalannya eksekusi perintah-perintah file batch adalah:

~        CALL : memanggil batch lain.

~        ECHO : menampilkan nama perintah atau pesan yang dieksekusi dari batch.

~        FOR : mengeksekusi perintah secara iterasi untuk tiap file di sekumpulan file.

~        GOTO : mengeksekusi perintah dari batch, lompat ke perintah di sembarang lokasi.

~        IF : memeriksa kondisi dan mengeksekusi perintah di batch, bergantung hasil.

~        PAUSE : menghentikan eksekusi batch untuk sementara.

~        REM : penanda komentar.

~        SHIFT : memperluas jumlah parameter di baris perintah.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://pavelgogreen.blogspot.com/2011/04/keunggulan-dan-kelemahan-sistem-operasi.html

Anonim1, http://tren-komputer.blogspot.com/2009/04/sejarah-windows.html

http://www.yousaytoo.com/macam-macam-windows-part-1/180714

http://dayakboy.wordpress.com/2010/07/01/kekurangan-dan-kelebihan-windows-xp/

http://javansclub.wordpress.com/perintah-dasar-windows/

http://taufiqumar.blogspot.com/2010/10/keunggulan-kekurangan-tiap-tiap-sistem.html

Andi. 2001. Mari Mengenal Linux. Wahana Komputer Semarang: Semarang.

http://soranohime.wordpress.com/2009/02/10/macam-macam-linux/

http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25
http://indonesiaindonesia.com/f/60873-sejarah-singkat-dos/

http://riohaydar.blogspot.com/2011/01/kekurangan-dan-kelebihan-linux.html

 

 

 

Tentang wahyusrimulyani

aku adalah sang sekeping hati yang tak kenal dengan sosok ayahku,, saat ini aku memotivasi diriku sendiri tanpa siapapun,, umtuk terus semngat kuliahh,, kelak jika ku berhasill,, do'akan menjadi seorang pendidik mahasiswa "dosen" yang baik untuk dicontoh oleh mahasiswanya,, n mengemban amanah...

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s